5 Alasan Nasi Merah Lebih Baik Dari Pada Nasi Putih


Arief WibisonoArief Wibisono, 08 Mar 2021

Nasi merah adalah alternatif pengganti nasi putih bagi Anda yang sedang menjalankan gaya hidup yang lebih sehat atau yang sedang berdiet. Lantas apa saja alasan nasi merah lebih baik dari nasi putih? Simak penjelasannya di bawah ini:

 

  1. Nasi Merah Mengandung Serat Yang Lebih Tinggi

Serat sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda untuk meningkatkan fungsi pencernaan dan mencegah atau meringankan sembelit. Berbeda dengan nasi putih yang tinggi karbohidrat, nasi merah justru kaya akan serat. Dalam satu gelas, beras putih mengandung 0,6 gram serat, sementara beras merah mengandung 3.5 gram serat.

Dengan demikian nasi merah lebih baik untuk pencernaan, juga efektif dalam pengendalian rasa lapar. Itulah sebabnya, jika mengonsumsi nasi merah, Anda akan merasa berat badan Anda lebih mudah dikelola.

 

  1. Nasi Merah Lebih Kaya Vitamin

Satu porsi nasi merah mengandung 0.3 mg vitamin B6, 0.2 mg thiamine, dan 2.6 mg niacin. Bagi tubuh Anda, Vitamin B sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Saat ini, vitamin B pun sudah ditambahkan pada beberapa produk beras putih, namun biasanya akan hilang saat proses pengolahan.

Mengonsumsi seporsi nasi merah berarti memenuhi 23 persen vitamin B6 harian Anda. Hal ini sangat baik untuk fungsi organ, untuk menyeimbangkan perkembangan serotonin dan membantu pembentukan DNA.

 

  1. Nasi Merah Lebih Kaya Mineral

Magnesium dan fosfor adalah dua jenis mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Magnesium bermanfaat untuk menjaga fungsi syaraf, jantung, imunitas, juga dapat membantu fungsi pernafasan. Sementara fosfor berfungsi untuk menjaga kesehatan fungsi gigi, tulang, dan ginjal.

Seporsi nasi putih mengandung 24 miligram magnesium dan 69 miligram fosfor. Sementara itu, beras merah mengandung 86 miligram magnesium dan 150 miligram fosfor. Dari jumlah tersebut dapat terlihat bahwa kandungan mineral pada nasi merah lebih tinggi dari  pada nasi putih.

Selain itu, nasi merah juga mengandung zat besi yang bermanfaat untuk fungsi untuk aliran darah dan menangkal infeksi serta radikal bebas. Maka dari itu, dengan mengonsumsi nasi merah secara teratur, risiko Anda terkena asma, anemia, dan osteoporosis menjadi lebih rendah.

 

  1. Nasi Merah Mengandung Indeks Glikemik Yang Lebih Rendah

Indeks Glikemik  (IG) adalah kemampuan suatu makanan untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Dengan demikian, semakin rendah IG suatu makanan artinya semakin sehat dan aman pula makanan tersebut, terutama untuk penderita diabetes.

IG nasi merah lebih rendah dari pada nasi putih. Hal itu dikarenakan beras merah mengandung serat, polifenol, dan phytic acid yang lebih tinggi. Dengan demikian, mengganti nasi putih dengan nasi merah adalah pilihan yang tepat, terutama bagi para pengidap diabetes.

 

  1. Nasi Merah Mengandung Kalori Yang Lebih Rendah

Kalori nasi merah lebih sedikit dari pada nasi putih. Nasi merah juga benar-benar bebas lemak. Hal ini dapat membantu ketika Anda menjalankan program penurunan berat badan. Serat yang tinggi dalam nasi merah pun dapat membantu Anda untuk merasa kenyang lebih lama. Nasi merah juga akan membuat Anda merasa lebih berenergi.

Jika anda ingin menurunkan berat badan, segera ganti konsumsi nasi putih Anda dengan nasi merah, lalu lengkapilah prosesnya dengan menjalankan program olahraga. Penelitian pun menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi nasi merah lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami obesitas.